Beranda Berita UU Omnibus Law Disoal Kaum Buruh

UU Omnibus Law Disoal Kaum Buruh

75
0

JCS – Massa buruh dikabarkan bakal menggelar aksi penolakan UU Omnibus Law di Gedung DPRD RI pada Senin (20/1/2020. Mereka akan memprotes dan menolak UU Omnibus Law.

Rencana aksi buruh tersebut terkait kebijakan pemerintah yang menerbitkan UU Omnibus Law untuk menggeliatkan investasi asing di Indonesia, sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang masih di level lima persen. Namun itu masih terjadi penolakan, yakni dari para buruh, karena dalam poin regulasi tersebut dianggap merugikan kesejahteraan mereka sebagai warga Indonesia.

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hatam Aziz, mengaku akan melakukan aksi besar-besaran sebagai pentuk penolakan penerbitan UU Omnibus Law pada Senin besok.

“Aksi kami untuk menolak Omnibus Law pada hari Senin ini,” kata Riden kepada jurnalis, Minggu (19/1/2020).

Menurut Riden, aksi pada Senin besok anggota yang tergabung dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan afiliasi lainnya akan urun sebanyak 25-30 ribu ke gedung DPR.

Agenda KSPI akan menolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Semuanya ada enam poin yang ditolak dalam Omnibus Law, dua diantaranya status hubungan kerja dan soal upah minimum yang akan dibikin upah per jam.

“Jika aksi pada tanggal 20 Januari tidak digubris pemerintah, maka KSPI bakal menggelar aksi lanjutan yang nantinya berujung pada pemogokkan nasional,” tandasnya. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here