Beranda Religi Tentang Permulaan Hari Kiamat

Tentang Permulaan Hari Kiamat

89
0

JCS – Dimulailah permulaan, dimulailah perjalanan yang lamanya mencapai lima puluh ribu tahun yang membawa banyak kengerian, siksaan dan berbagai perlakuan yang tidak dapat ditahan oleh tubuh-tubuh para makhluk, tidak terpikirkan, dan tidak mampu ditahan oleh jiwa-jiwa mereka.

Setiap peristiwa, kengerian, dan siksa akan mematikan manusia puluhan kali dibanding siksaan dan kengerian di dunia. Akan tetapi, mereka tidak akan mati, dan roh-roh mereka juga tidak akan keluar dari tubuh-tubuh mereka. Keabadian telah datang dengan segala siksaan dan kenikmatannya, dengan segala kehinaan dan kemuliaan, dengan segala derita atau kesenangan yang luar biasa. Semua ini dapat dirasakan berdasarkan amal dan perbuatan masing-masing. Ini awal permulaan anak-anak yang dilahirkan akan langsung beruban.

Allah SWT berfirman: “Lalu bagaimanakah kamu akan dapat menjaga dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.” (QS. Al-Muzzammil: 17).

Riwayat dari Aisyah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Pada hari kiamat nanti manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tanpa alas kaki, telanjang dan belum disunat.” (H.R Muslim)
Dari Al-Maqdid r.a

Rasulullah SAW bersabda: “Pada hari kiamat nanti matahari akan didekatkan pada makhluk hingga jaraknya mencapai satu mil.”

Sulaim bin Amir yang meriwayatkan hadis ini dari Al-Maqdid mengatakan, “Demi Allah, aku tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan satu mil tersebut. Apakah satu mil tersebut ukuran bumi ataukah sejauh pandangan mata?

Manusia akan tenggelam dalam keringat berdasarkan amal dan perbuatan mereka. Ada yang sampai pada kedua timitnya, ada yang sampai pada kedua lututnya, dan ada yang benar-benar terkekang (tenggelam) oleh keringhat.”

Perawai mengatakan, “Dan Rasulullah SAW menunjuk mulutnya dengan tangannya.” (H.R Muslim).

Riwayat dari Ibnu Umar r.a Rasulullah SAW, “Pada hari kiamat nanti manusia akan berdiri di hadapan Tuhan semesta alam karena keagungan Zat yang Maha Pengasih hingga keringat akan membenamkan manusia hingga mencapai sebatas kedua telinga mereka.” (H.R Ahmad)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersada, “Pada saatnya nanti Allah akan mengumpulkan makhluk yang awal hingga akhir dalam satu tempat, maka orang yang mau memandang akan melihat mereka dan mereka akan mendengar panggilan orang yang memanggil, dan didekatkannya matahari dari mereka.” (H.R Bukhari).

Dari Salaman Al-Farisi r.a Rasulullah SAW bersabda: “Pada hari kiamat nanti matahari akan mengeluarkan panasnya seukuran panas selama sepuluh tahun, kemudian didekatkan pada batok-batok kepala manusia.” (H.R Thabrani).

Hadis-hadis tersebut yang menjelaskan tentang mendekatkannya matahari di atas kepala-kepala manusia di padang mahsyar ini memberikan kejelasan kepada kita. Hadis-hadis ini saling menguatkan dan perawainya adalah para perawi hadis shahih sehingga tidak ada keraguan sekali terhadap hadis-hadis ini.

Nah, didekatkannya matahari di atas kepala-kepala manusia merupakan kondisi yang tersulit dan paling mengerikan bagi manusia pada hari perhitungannya amal perbuatan mereka. Matahari ini akan selalu mengikuti ke mana pun mereka pergi, sehingga tidak ada tempat menghindar atau keluar darinya. Allah SWT akan mengizinkan dimulainya penghitungan amal setelah melalui masa-masa yang panjang ini di hari kiamat.

Bagaimana pun kondisi masing-masing, mereka semua akan berteriak mengatakan “Bawalah kami meskipun ke neraka!” tidak seorang pun yang akan merespons permintaan mereka.

Siapa yang dapat menolong dan merespons seruan mereka? Tidak satu pun malaikat dan utusan Allah SWT dapat merespons atau memberikan pertolongan kepada mereka. Sebab semua urusan dan komando berada di tangan Allah SWT.

…Wal amru yaumaidil lillahi:… Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. (QS. Al-Infithar:19).

Bagaimana Allah SWT menolong mereka, sedangkan Dia telah berjanji dan mengancam mereka dengan hari dan peristiwa yang lama mencapai lima puluh ribu tahun? Wallahu a’lam. Subhanakal lahumma wa bihamdika…*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here