Beranda Berita Tanjakan Mala Makin Terkenal

Tanjakan Mala Makin Terkenal

115
0
Tebing di jalur perbatasan Bandung-Naringgul

JCS – Lewat jalan Naringgul menuju Bandung memang cukup melelahkan. Tapi rasa lelah itu akan terbayar kontan oleh keindahan alam Naringgul. Salah satunya tanjakan Mala. Belokan yang dulu seram kini disulap menjadi lokasi yang cantik nan indah.

Pengalaman saya saat menuju Bandung sempat menikmati udara segar. Sebelumnya, saya mencoba jalan Cidaun lalu belok kiri. Banyak tanjakan dab belokan tajam.

Pagi menjelang siang itu saya menemukan sesuatu dan isnpirasi, di antaranya dapat melihat pemandangan itu. Saya pun menggali sejarah tempat tersebut.

Kata orang, tanjakan Mala terkenal menyeramkan tapi sekarang jadi lokasi selfie.

Iya, karena hampir setiap orang yang lewat tanjakan Mala, terutama pada siang hari banyak yang berhenti untuk sekedar melihat pemandangan dan selfie.

Bahkan banyak warganet yang terkejut ketika melihat di media sosial jalan tanjakan Mala yang berubah jadi indah.

Tidak aneh kalau kemudian banyak orang tertarik ingin datang dan menyempatkan diri untuk selfie melihat langsung ke lokasi.

Maklum jalannya sudah bagus. Kondisi jalan mulus itu di sambut warga setempat dan dinikmati pengguna jalan.

Jalan Naringgul-Bandung memang indah. Masih asri dikelilingi banyak gunung.

Padahal masih kemarau, namun banyak air terjun dan pesawahan. Kondisi ini tidak hanya dilalui, namun juga daya tarik travelers yang hendak menuju Bandung atau sebaliknya.

Tanjakan Mala boleh dibilang fenomenal karena makin terkenal.

Sebelumnya, jalan ini terkenal angker dan rawan. Apalagi kalau jalan malam hari. Kini. jadi obyek wisata di jalur Naringgul Cianjur Selatan-Bandung Selatan.

Tentu hal ini jadi bahan kepenasaran banyak orang. Khususnya para generasi milenial yang suka travelling, suka foto selfie dan share di media sosial.

Lima tahun lalu, jalan Mala Naringgul ini sempit. Tak jarang kendaraan-kendaraan semacam truk dan mobil angkutan berat harus merayap lambat. Bahkan tidak sedikit kendaraan yang sedang naik tanjakan ini mundur kembali sehingga menyebabkan kecelakaan. Kemacetan parah pun tidak bisa dihindarkan.

Di atas Tanjakan Mala ini berdiri kokoh Gunung Pabeasan. Tebingnya yang curam mepet sekali ke jalan. Pada musim hujan sering terjadi longsor menutup jalan. Hutannya yang masih asri meninggalkan semak dan suara-suara yang jika malam hari bikin merinding ketakutan. Kabut lagi.

Namun tanjakan Mala dan Gunung Pabeasan yang selama ini dikenal sebagai kawasan yang rawan bencana alam, kecelakaan dan kriminal itu, sejak beberapa bulan terakhir menjadi lokasi wisata dan tempat beristirahat para pengguna jalan.

Bekas perbaikan dan pelebarannya tahun lalu kini menyisakan tebing yang masih dibalut beronjong dan menyulap jalan sempit menjadi lebar dan mulus.

Proyek jalan dengan panjang 350 meter yang baru dibangun itu kini jadi lokasi wisata selfie karena keindahan pemandangan di sekitarnya.

Tanjakan Mala dengan ketinggian tebingnya sekitar 20 meter dibalut jaring baja hijau sebagai penahan longsor jadi lokasi baru swafoto bagi warga yang melintas dari araj Cianjur menuju Bandung atau sebaliknya.

Tanjakan Mala di jalur perbatasan Bandung-Naringgul Cianjur, menampilkan tempat yang cukup asyik untuk swafoto.

Pokonya lewat jalan ini sudah dijadikan tempat asyik istirahat sambil selfie. (rus/tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here