Beranda Cianjur Selatan Tambak Udang di Pantai Selatan Menjanjikan: Berkhasiat

Tambak Udang di Pantai Selatan Menjanjikan: Berkhasiat

292
0

JCS – Lokasi yang cocok untuk membuka tambak/budidaya udang adalah di daerah sepanjang pantai, beberapa meter dari permukaan air laut.

Nah, tambak udang yang berada di sepanjang pantai Cianjur dan Garut selatan antaran lain di Sinarlaut Agrabinta, Cidaun dan di Rancabuaya Garut kudul.

Tambak udang di dekat pantai ini sudah berlangsung lama. Kecuali Cidaun. Pemiliknya adalah tamu dari luar daerah yang sengaja memanfaatkan potensi tersebut. Tentu investor level menengah ini membuka tambak atas izin pemerintah setempat dan kabupaten.

Hasil budidaya udang menurut karyawan (penjaga/keamanan) bahwa udang itu tidak dijual bebas ke masyarakat yang berada di wilayah tersebut tapi dijual ke luar kota. Tapi sudah kerja sama dengan pihak perusahaan (punya pemasaran sendiri, red) sehingga penambak tak kesulitan untuk memasarkan udang windu tersebut.

Manfaat udang:
Bahan makanan yang mengandung protein tinggi mencapai 21 persen, rendah kolesterol, kandungan lemaknya 0,0 persen. Kandungan vitaminnya 100 gram; vutamin A 60 SI/100; vitamin B 0,0 mg.

Kandungan mineral yang penting adalah zat kapur dan fossor, masing-masing 136 mg dan 170 mg per 100 gram.

Cara pengolahan udang sebenarnya terserah konsumen, mau dibeku dulu, dikering, kaleng, bahan terasi, kerupuk dan lain-lain. Itu manfaat dari udang.

Bahkan limbah udang ini bisa dimanfaatkan untuk membuat pasta udang dan hidrolisat protein, itu dari tenggernya alias daging yang berada di kepala udang.

Limbah yang berupa kepala dan kaki udang dapat dibuat tepung udang, sebagai sumber kolesterol dan pakan udang budidaya.

Air buat tambak udang:
Air yang cocok bagi udang, kata pekerja, Samsul (45), itu tergantung jenis udang yang dipelihara. Tapi paling bagus, sambung Samsul, adalah daerah pasang surut dengan fluktuasi air pasang surut kira-kira 2-3 meter.

Umumnya:
Umumnya udang dipelihara sebagian besar udang laut. Hanya sebagian saja yang terdiri dari udang air tawar, terutama di dekat bantaran sungai besar atau rawa.

Menurut ahli tambak, udang merupakan salah satu bahan makanan sumber protein hewani yang bermutu tinggi.

Nah, di Indonesia udang merupakan bahan makanan primadona ekspor non migas dan permintaan konsumen dunia terhadap udang. Permintaan udang rata-rata naik 11,5 persen pertahun.

Walaupun masih banyak kendala, namun hingga saat ini negara produsen udang menjadi pasar baru ekspor udang yang terus bermunculan. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here