Beranda Berita Satu Orang Pegawai KCD Disdik Jabar Wil VI Cianjur Terpapar Covid-19, Bagaimana...

Satu Orang Pegawai KCD Disdik Jabar Wil VI Cianjur Terpapar Covid-19, Bagaimana Rencana KBM Tatap Muka?

48
0

JCS – Dinas Pendidikan Jawa Barat akan terus mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan Kantor Cabang Dinas (KCD) VI Cianjur, hal ini menyusul adanya satu orang pegawai di kantor Disdik ini positif Covid-19.

Pihak Disdik Jabar juga akan melakukan pelacakan kontak erat dan pemerilksaan terhadap pegawai KCD yang terkonfirmasi positif Covid-19 termasuk keluarganya.

Atas fenomena mengejutkan ini diharapkan para pendidik dan para orang tua siswa tidak mengganggu rencana kegiatan belajar mengajar (kbm) tatap muka mulai 18 Agustus 2020.

Karena itu, sebagian pendidik tingkat SMA/SMK dan para orang tua siswa di Kabupaten Cianjur berusaha menempuh protokol kesehatan demi proses KBM di sekolah, seperti membuat surat permohonan dari orang tua siswa yang nantinya oleh pihak Disdik Wilayah VI Cianjur akan diajukan ke Gugud Covid-19 Cianjur. Sebagian sekolah juga telah mempersiapkan fasilitas kebersihan dan kesehatan untuk mencegah wabah, seperti sarana cuci tangan di lingkungan sekolah, masker dan lainnya.

Terkait fenomena ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi yang menyatakan, terpaparnya satu pegawai di kantor KCD wilayah VI Disdik Jabar (Cianjur) tidak mengganggu kegiatan operasional di KCD dan rencana dibukanya KBM mengajar secara tatap muka di beberapa sekolah di Cianjur.

Karena agenda persiapan KBM tatap muka adalah proses verifikasi yang dilakukan oleh pengawas terhadap beberapa sekolah di kecamatan zona hijau yang telah mengajukan untuk menggelarnya KBM, serta adanya beberapa sekolah yang masih kesulitan menggelar jarak jauh.
“Hal ini karena terkendala akses konektivitas internet,” kata Dedi Supandi saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Mengenai verifikasi kata Dedi, akan menjadi indikator berapa jumlah sekolah yang siap untuk menggelar KBM secara tatap muka di Kabupaten Cianjur.
“Verifikasi itu akan disampaikan kepada Disdik Jabar, selambat-lambatnya Selasa 11 Agustus 2020,” jelasnya.

Selain itu, Disdik akan melakukan pemeriksaan rapid dan swab test kepada guru-guru yang akan mengajar tatap muka di sana. Daftar sekolah-sekolah yang diperbolehkan melaksanakan belajar tatap muka akan diumumkan dalam waktu dekat.

Sekolah-sekolah tersebut, lanjut dia, itu dari hasil verivikasi yang dilakukan pengawas. Hasil kerja pengawas itu akan diajukan kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur. “Itu tahapanya dan akan dilakukan pekan ini,” tandasnya.

Atas kasus covid yang menimpa satu pegawai KCD wilayah Cianjur, maka pemeriksaan juga akan dilakukan kepada para pegawai lainnya di lingkungan Disdik Jabar wilayah KCD Cianjur, walaupun saat ini baru satu orang yang terkena virus corona.
“Rencananya 36 orang pegawai KCD lainnya akan menjalani tes swab, untuk memastikan potensi penularan yang terjadi di lingkungan perkantoran di sana,” terang Dedi.

Sebelumnya saat diketahui adanya kasus di lingkungan KCD Cianjur, mereka sudah melakukan isolasi mandiri. Masih dikatakan Kadisik Jabar, bahwa dengan kondisi ini maka apabila ada yang terpapar positif Covid-19, selanjutnya akan dilakukan kontak tracing. “Mereka di sana sudah melakukan isolasi mandiri,” katan Dedi.

Disdik Jabar lebih peka terhadap perkembangan kasus Covid-19, apalagi populasi masyarakat Cianjur relatif cukup besar, maka upaya antisipasi pemerintah dan kesadaran masyarakat terhadap wabah harus terus ditingkatkan.

Bahkan, untuk antisipasi terjadinya penularan klaster di perkantoran, pihak Disdik Porovisni Jabar akan menggelar swab tes massal kepada 468 orang dalam waktu dekat.

Dedi tidak ingin penularan wabah ini ke perkantoran lain. Menurut Dedi, apalagi tingkat penularan Covid-19 di wilayah Provinsi Jabar masih belum dapat dikendalikan. “Maka upaya tracing, traching, dan testing, termasuk kesadaran kolektif antisipasi masyarakat pun harus terus ditingkatkan, kapan pun dimana pun,” ujarnya. (sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here