Beranda Cianjur Selatan Rencana Posisi Pendopo dan Pusat Pemkab Cianjur Selatan

Rencana Posisi Pendopo dan Pusat Pemkab Cianjur Selatan

348
0

JCS – Sindangbarang bakal terlihat lebih mentereng, jika pemekaran Cianjur selatan lekas terwujud.

Terkait pemekaran Cianjur dan Cianjur selatan, BPD, Kepala Desa dan tokoh masyarakat di masing-masing desa telah mengumpulkan surat kesepakatan dan persetujuan bersama tentang lokasi ibu kota Kabupaten Cianjur Selatan pada Minggu lalu.

Ya, ini terkait proses Pemekaran Cianjur atau Daerah Otonomi Baru (DOB). Untuk lokasi pusat pemerintahan belum pasti 100 persen; ada yang menyebut lebih bagus di wilayah atau kawasan Leuweung Hideung Desa Jatisari Sindangbarang yang merupakan HGU Perhutani. Dan beberapa tempat lain yang terbaik yang berada di jalur Jabar Selatan ini, tapi kabarnya dipilih oleh pihak penentu kebijakan, di mana letak ibu kotanya adalah di Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang bukan di Leuweung Hideung, bukan pula di wilayah Kecamatan Agrabinta, Cidaun dan Cibinong.

Intinya masyarakat Cianjur selatan mendukung keputusan terbaik terkait pemekaran Cianjur selatan tersebut, di mana pun lokasinya.

Seperti diungkapkan Camat Sindangbarang, Djoko Purnomo bahwa pusat pemerintahan kabupaten baru akan di Sindangbarang.

“Rencananya di Desa Mekarlaksana Sindangbarang, karena di sana sudah tersedia tanah negara seluas kurang lebih 40 hektar,” kata Djoko, Sabtu (27/6/2020).

Lahan itu, lanjut camat, bisa digunakan untuk pengembangan kawasan pemerintahan kabupaten baru. Camat Djoko atas nama warga khususnya warga Sindangbarang mengucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati Cianjur, Anggota DPRD dan elemen masyarakat yang mendorong pemekaran Cianjur selatan. “Kalau sudah terwujud, pelayanan masyarakat akan lebih efektif. Mudah-mudahan kesejahteraan pun dapat dirasakan masyarakat,” ucap camat.

Mengenai potensi wilayah Selatan Cianjur menurut camat banyak lokasi yang bisa dikembangkan jika Kecamatan Sindangbarang menjadi ibu kota Cianjur Selatan. Di sektor pariwisata, misalnya pantai Apra dan Pantai Sereg karena obyek wisata ini terangkat oleh adanya infratruktur jalan yang yang dibangun oleh pemerintah Provinsi Jabar dan Pemerintah Pusat.

Akses jalan nasional itu dari mulai Ciamis, Tasik, Garut, Pemungpeuk, Rancabuaya, Cidaun-Sindangbarang-Agrabinta, hingga Sukabumi selatan.

Di Sindangbarang juga ada rumah sakit baru. Rumah sakit ini dalam proses pengerjaan, sudah hampir selesai. Ditambah akses penunjang lain seperti Alun-alun Sindangbarang. Alun-alun ini menjadi sarana publik bak wisata religi karena terletak di tengah kota Sindangbarang, strategis yang dihiasi ada air mancur, dan dekat kaum atau masjid besar Sindangbarang.

Bahkan pusat perkantoran mulai ditata, termasuk rencana groundbreaking pembangunan Pendopo Bupati Cianjur Selatan pada akhir tahun 2020.

Sektor perbankan pun sudah ada misalnya BJB, BRI, BPR, termasuk jaringan pipa air milik Perumdam atau PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur. Sehingga tak perlu banyak hal lagi yang dibangun dari awal jika Sindangbarang jadi ibu kota.

“Kita bersyukur dan menyambut pemekeran kabupaten Cianjur dengan Cianjur selatan, semoga proses DOB-nya berjalan lancar,” pungkasnya. (sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here