Beranda Berita Potensi Tsunami: Masyarakat Jangan Panik tapi Waspada

Potensi Tsunami: Masyarakat Jangan Panik tapi Waspada

55
0

JCS – Kabar potensi tsunami hingga 20 membuat sorotan publik.

Maka, kewaspadaan dan pemahaman atas potensi ancaman tsunami penting sekali bagi masyarakat pesisir pantai. Namun, warga diharapkan tidak panik ketika peristiwa tsunami benar-benar terjadi.

Terkait itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan, agar pemerintah daerah beserta warga yang tinggal di wilayah selatan Pulau Jawa untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu menyusul potensi terjadinya tsunami hingga ketinggian 20 meter berdasarkan hasil kajian yang dilakukan tim peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kata dia, ada sembilan kabupaten-kota di jalur pantai selatan yang berpotensi terdampak manakala peristiwa tsunami itu terjadi.

“Bahkan, sedikitnya 156 desa di wilayah Banyuwangi, Pacitan, dan Trenggalek perlu mendapar perhatian khusus karena besarnya potensi ancaman tsunami tersebut,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2020).

Ia pun mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat yang telah berinisiatif melakukan simulasi penanggulangan tsunami pada sembilan wilayah yang berada di selatan Jawa Timur.
Ia menekankan, upaya peningkatan kewaspadaan masyarakat harus terus dilakukan secara terus menerus. Hal itu agar warga tidak lengah mengingat belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan tsunami terjadi.

Para pemerintah daerah di Pulau Jawa, imbuh Bamsoet, juga harus meningkatkan komunikasi dengan warga untuk terus meningkatkan mengenai hal ini.
“Kerahkan aparatur pemda untuk terus berdialog dengan warga, bertujuan membangun kewaspadaan itu menjadi langkah awal mitigasi bencana,” ujarnya.
Sebelumnya, kajian itu telah dipublikasikan di jurnal internasional Nature pada Kamis 17 September 2020 oleh tim peneliti dengan pertama S Idiantoro dari Global Geophysics Reasearch Grup ITB. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here