Beranda Wisata Penat di Zona Merah Berwisata ke Puncak Cipanas

Penat di Zona Merah Berwisata ke Puncak Cipanas

25
0

JCS – Masa pandemi Corona dan PSBB masih diberlakukan Pemprov DKI Jakarta, namun sebagian warga Ibu Kota melenggang bebas, lewat Cipanas Cianjur pada Jumat (18/9/2020).

Jelang weekend pekan itu, dimana kendaraan-kendaraan plat nomor Jakarta berseliweran di kawasan Puncak-Cipanas.

Pemprov DKI memang tengah memberlakukan PSBB mengingat meningkatnya warga dengan status ODP, PDP dan positif Covid-19.

Kendaraan plat Jakarta dengan bebas melintas wilayah Cianjur. Beberapa restoran terlihat dipenuhi mobil dan motor Jakarta, mereka tengah menikmati makanan di sana.
Begitu pun hotel dan villa, tempat parkir dipenuhi warga Jakarta.

Gumilar (34), warga Jakarta mengaku ke kawasan Puncak Cipanas lantaran diam di Jakarta terus penat, banyak larangan. Tempat-tempat wisata di Jakarta pada tutup dan jika buka dibatasi.
“Kita jenuh selama pandemi Covid-19, makanya kita memilih kawasan Puncak Cipanas, melepas penat di sini,” kata Gumilar kepada wartawan, Jumat kemarin.

Gumilar mengaku ragu jika masuk Puncak, lantaran informasi yang ia dapat, banyak dari mereka yang disuruh balik arah. “Kenyataannya pada Jumat siang tak ada penjagaan,” ujarnya.

Sementara Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Cianjur, Yudi Ferdinan mengaku tak terlibat langsung pembatasan orang luar atau Jakarta masuk Cianjur.
Hal ini kata Yudi, bisa konfirmasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Cianjur. “Hal itu kewenangan mereka soal pembatasan kunjungan warga dari luar Cianjur,” kilahnya.

Yudi menegaskan, pihaknya sudah mengingatkan para pelaku pariwisata untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap tamu yang berasal dari zona merah. “Salah satunya dari Jakarta,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yudi, sudah diberikan surat edaran bagi pelaku pariwisata yang ditandatangani Plt. Bupati Cianjur. Adanya ini, harap Yudi, dapat dilaksanakan protokol kesehatan yang ketata. “Kami tidak terlibat secara teknis pembatasan orang luar masuk daerah kita, tapi kami sudah mewanti-wanti pada pelaku pariwisata untuk lebih waspada,” tegasnya. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here