Beranda Religi Mahar Pernikahan

Mahar Pernikahan

192
0

JCS – Mengenai mahar pernikahan sebetulnya permintaan hak wanita dan bukan sesuatu yang seple. Karena mahar itu sesuatu yang dapat mengangkat harga diri wanita. Adapun mahar yang diberikan seorang pria adalah sebuah bentuk tanggungjawab.

Akan tetapi, jika permintaan calon istri tidak sesuai kemampuan calon suami maka calon suami bisa bayar mahar sesuai kemampuannya. Misalnya bisa melakukan nego. “Mampunya saya segini, ayo kita nikah,” misalnya.

Sementara itu sang wali bisa memberikan pencerahan pada calon mempelai istri tentang situasi kondisi seorang lelaki, serta menyuntik gambaran akan hidup masa depan yang penuh tantangan, mengingat rumah tangga itu bukanlah rumah-rumahan. Karenanya, harus betul-betul matang, terlebih mempersiapkan segala sesuatunya agar ketika berrumah-tangga akan merasa tenang, damai dan penuh cinta.

Dengan demikian, move on kebahagiaan rumah tangga ke depan akan terbuka lebar, terlebih untuk menggapai mahligai kebahagiaan di dunia dan Akhirat, dengan catatan mengikuti tuntunan sunnah Rasul SAW. Wallahu a’lam. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here