Beranda Berita Luis Milla Salah Satu Pelatih yang Berhasil Mengubah Wajah Sepak Bola Indonesia

Luis Milla Salah Satu Pelatih yang Berhasil Mengubah Wajah Sepak Bola Indonesia

47
0

JCS – Luis Mila sepertinya masih merindukan kebersamaan dengan skuad Garuda Muda Indonesia, buktinya ia berkomentar akan kelemahan sepak bola Indonesia dan itu harus dipahami betul oleh PSSI.

PSSI telah dua kali menggelar pembinaan pemain di usia muda lewaat program Garuda Select, itu sejak 2019,
Dalam program tersebut, 24 anak muda terbaik yang dimiliki Indonesia dikirim untuk mengenyam pendidikan sepak bola di Eropa.

Mereka dilatih secara langsung oleh dua legenda sepak bola Inggris, yakni Des Walker dan Dennis Wise.

Selain diajari tentang teori dan praktik dalam bermain sepak bola profesional, para pemain muda itu juga mendapat pelajaran mengenai hal-hal kepelatihan.

PSSI juga menaruh perhatian lebih pada sepak bola usia muda di Tanah Air dengan mengejar kompetisi usia muda bertajuk Wllite Pro Academy (EPA).

Kompetisi yang dimulai pada musim lalu itu terbagi menjadi beberapa kelompok usia mulai dari EPA U-16, 18 dan U-20.

Meskipun telah menimba ilmu sepak bola, menurut mantan pelatih timnas Indonesia Luis Milla, kualitas tim Garuda masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki.

Luis Milla sendiri boleh dikata salah satu pelatih yang berhasil mengubah wajah sepak bola Indonesia di kancah internasional. Meski hanya berkarya selama dua tahun pada 2017-2018, Luis Milla berhasil meletakkan dasar permainan sepakbola profesional kepada para pemain timnas Indonesia.

Dalam sebuah wawancara dengan media, pelatih asal Spanyol itu membagikan pengalamannya melatih para pemain yang ada di Tanah Air.

Menurutnya, para pemain Indonesia sejatinya memiliki kualitas yang hampir setingkat dengan para pemain di Eropa.
“Impresi awal yang kami temukan adalah banyak peluang yang bisa kami bangun dengan pemain,” ucap Milla, dilansir dari Bolasport.com, Senin (4/5/2020).

Umumnya, lanjut Milla, pemain Indonesia sangat dewasa, juga dalam hal skill, tidak berneda jauh dengan pemain Eropa. Meskipun ada banyak hal yang mereka perlu kerja keras lagi.

Kelemahan Tim Indonesia:
Mila merasa bahwa skuad Garuda tetap memiliki suatu kelemahan besar.
Kelemahan itu terletak pada pengetahuan tentang sepak bola yang disebabkan kurangnya pembinaan pemain di usia muda.

Oleh karena itu, para pemain di Indonesia sangatlah kurang dalam memahami dasar-dasar teoritis tentang sepakbola.

“Kami merasa pemain tertinggal dalam hal pengetahuan sepak bola. Ini akibat kekosongan pendidikan usia muda,” tuturnya.

Jadi harus mendapat ilmu sepak bola dan konsep yang bagus, karena mereka pemain muda 20-21 tahun yang punya potensi besar untuk berkembang. (sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here