Beranda Kuliner Kuliner Khas Cianjur-Bandung

Kuliner Khas Cianjur-Bandung

108
0

JCS – Di setiap daerah pasti memiliki kuliner khas masing-masing, apalagi menu jajanan pada malam hari. Dari mulai Kota Sindangbarang, Tanggeung, Sukanagara, Campaka, Cibeber hingga Sinar Cianjur yang terkenal sebagai pusat seduhan jamu-jamu mantap.

Harga kuliner per porsi cukup murah tak lebih dari Rp25 ribu, itu pun tergantung pesanan anda.

Nasgor Sukanagara:
Nasi goreng di terminal Sukagara misalnya, satu porsi komplit nasgor Rp14.000, bisa Rp12.000 atau tergantun permintaan tamu.

Kang Asep, pemilik nasgor Terminal Sukanagara mengaku sibuk melayani para pengunjung pada malam hari. Mereka banyak yang mampir untuk sekedar mencicipi atau menikmati nasgor dan mie goreng. Buka jongko ini mulai jam tiga sore hingga pukul 1 malam.

“Ya kebanyakan mereka yang mampir ke sini para penumpang atau pengendara yang pulang dari kota Cianjur atau sebaliknya. Tapi terkadang warga Sukanagara sendiri banyak yang membeli,” ujar pria warga Cimanggu Kadupandak kepada JCS beberapa hari lalu.

Kuliner Kota Kembang:
Sekarang jalan-jalan ke Bandung. Di sana banyak kuliner-kuliner khas kota kembang, antara lain nasi kalong. Nasi ini terletak di jalan RE Martadinata yang menyajikan menu rumahan. Sesuai namanya, salah satu andalan dari tempat ini adalah nasi kalong itu sendiri. Nasi yang terbuat beras merah ini memang memiliki rasa yang unik.

Tak hanya itu, dengan mengusung konsep prasmanan, nasi kalong menyediakan berbagai menu lauk yang bisa anda pilih sesuka hati.

Untuk pilihan lauk, salah satu menu favoritnya adalah ayam goreng madu dengan rasa manis dan daging empuk.

Selain itu, ada juga tumis bakar buncis, ubi goreng kremes, dendeng ayam gepuk abon, dan masih banyak lagi. Tak usah khawatir anda dari jan tujuh malam sampai dengan jam malam sampai jam satu dini hari.

Di kota kembang juga ada kedai Mamah Eha di daerah Dago yang terkenal sambel hijaunya. Terus ada sate DJ di jalan utama kota Bandung, persisnya di Jalan Jendral Sudirman. Nasi sate ayam ini memang favorit dan anti mainstream karena sate DJ ini tidak menggunakan bumbu kacang seperti sate umumnya.

Sebelum dibakar, daging ayam, kambing, ataupun sapi akan direndam dulu ke dalam saus dengan varian rasa asin sedang dan asin pedas. Rasanya dijamin bikin ketagihan dan cocok dijadikan menu jajanan khas. (sa/rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here