Beranda Berita Kompak Perangi Narkoba

Kompak Perangi Narkoba

47
0

JCS – Selain genderang perang melawan virus Corona, juga perang melawan narkoba. Itulah yang disuarakan tim asesmen terpadu, baik penegak hukum, medis dan berbagai elemen masyarakat Cianjur.

Pun dalam penanganan kasus narkoba, seperti menentukan proses rehabilitasi bagi korban kecanduan narkoba.

Apalagi peredaran narkoba yang masuk wilayah Cianjur tak hanya lewat jalur puncak, jongol dan Sukabumi, namun jalur laut pun menjadi incaran BNN dan penegak hukum.

Dalam hal ini, BNN mencurigai peredaran barang haram itu lewat jalur laut selatan. Karena data yang dipegang BNN menunjukkan bahwa jalur air menjadi tren baru peredaran narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Cianjurl, Basuki, mengungkapkan indikasi peredaran tersebut merupakan strategi Polri dan BNN.
Basuki menyebut ada tiga hal yang akan dilakukan pihaknya (bersama polri). “Satu diantaranya dengan membentuk tim asemen terpadu, anggotanya adalah tim medis dan penegak hukum,” terang Basuki, saat menggelar Hari Anti Narkotika Internasional di Bale Praja, Pemkab Cianjur pada Jumat (26/6/2020).

Dari tim medis, lanjut Basuki, ada dokter yang tersertifikasi. Dokter akan mengetahui orang yang memakai narkoba, indikasi penegdar, bahkan gestur tubuh pemakai narkoba.
“Tim asesmen terpadu ini berkomitmen tak ada damai untuk narkoba,” tegasnya.

Rehabilitasi pecandu narkoba:
Menurut Basuki, ada dua jenis rehabilitasi jika telah melewati tim asesmen, yakni rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap.
Seiring masa pandemi saat ini, menurut Basuki, pihaknya bergerak mematuhi protokol kesehatan dan akan memangkas permintaan narkoba di wilayah Cianjur.

“Kami menemukan fakta ada 90 persen peredaran lewat laut,” kata Basuki. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here