Beranda Religi Keutamaan Puasa Sunah Rajab

Keutamaan Puasa Sunah Rajab

104
0

JCS – Bulan Rajab sudah tiba bersamaan bulan Februari ini. Pada bulan ketujuh Hijriah ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai macam amalan soleh, sedekah, rajin shalat, rajin membaca Al-Qur’an termasuk melakukan puasa Rajab.

Puasa Rajab memiliki niat, ketentuan dan keutamaan tersendiri.

Puasa Rajab adalah puasa sunah yang dilakukan selama bulan Rajab. Nabi Muhammad SAW menganjurkan dan membolehkan umat Islam untuk memperbanyak puasa di bulan Rajab.

Rasulullah mengawali bulan Rajab dengan berpuasa. Puasa pada bulan Rajab juga boleh dilakukan pada hari lain.
Jumlah hari puasa Rajab juga tidak ditentukan.

KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi, jumlah hari puasa Rajab tidak ditentukan. “Ada yang menganjurkan 10 hari pertama, tapi selama ini saya mencari bentuk yang sahih belum menemukan,” terang Wayul kepada jurnalis, Selasa (25/2/2020).

Ketentuan menjalankan puasa Rajab sama seperti puasa sunah lainnya. Puasa Rajab diawali dengan niat yang dapat diucapkan atau diungkapkan di dalam hati pada malam hari, atau sebelum berpuasa.

Niatnya, nawaitu shouma syahri Rajaba sunnatan lillahi ta’ala. Artinya, saya berniat puasa Rajab sunah karena Allah ta’ala.

Setelah berniat, tahan hawa nafsu, haus, dan lapar dari terbit fajar atau azabn subuh hingga terbenamnya matahari saat waktu Maghrib.

Keutamaan Puasa Rajab:
Sahabat hijrah, puasa Rajab memiliki sejumlah keutamaan. Orang yang menjalankan puasa Rajab akan mendapatkan manisnya hidangan surga.

Hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Muslim mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, sesungguhnya di surga ada sungai berwarna Rajab, warnanya lebih putih daripada susu, rasanya lebih manis daripada madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu,” jelas Wahyul.

Puasa pada bulan Rajab juga mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dijanjikan ampunan. Wallahu a’lam. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here