Beranda Berita Kemendes PDTT: Percepat BLT-DD untuk Keluarga Miskin

Kemendes PDTT: Percepat BLT-DD untuk Keluarga Miskin

58
0

JCS – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di daerah harus dipercepat, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Untuk program ini, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mengirim surat resmi kepada bupati/walikota pada pekan lalu. Surat dilayangkan kepada semua gubernur, utamanya di wilayah dengan persentase penyaluran BLT-DD terendah.

Surat resmi juga dikirim kepada Menteri Dalam Negeri, Kapolri dan Panglima TNI untuk mendapatkan dukungan agar bupati dan walikota pada level daerah, serta Babinkamtibmas dan Babinsa di level desa memberikan kemudahan dan fasilitas percepatan penyaluran BLT-DD.

Kemendes PDTT) mencatat BLT-DD telah tersalurkan ke 23.963 desa. Angka tersebut mencakup 43 persen desa yang sudah mendapat dana desa.

“Sampai Rabu 20 Mei penyaluran melonjak 7.496 desa,” kata Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Saat ini 55.260 desa yang sudah mendapatkan dana desa di rekening kas desa. Artinya, terang Menteri Desa, desa-desa tersebut siap menyalurkan BLT-DD.
Adapun, dana desa bagi 5.437 desa masih diproses di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat. “Ini juga segera tersalur ke rekening kas desa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, terdapat empat tahapan penyaluran BLT-DD, yaitu pendataan keluarga miskin, musyawarah desa khusus untuk menetapkan daftar penerima BLT-DD, pengesahan bupati terhadap daftar usulan desa tersebut dan diakhiri penyaluran BLT-DD.
Hari ini (Kamis) desa yang sudah melakukan pendataan keluarga miskin mencapai 62.063 desa. Ini baik 3.690 desa dari hari sebelumnya.

Desa yang sudah melaksanakan musyawarah desa khsus mencapai 54.451 desa atau 99 persen dari desa yang sudah mendapat dana desa di atas. Angka ini juga menunjukkan kenaikan 5.332 desa jika dibandingkan hari sebelumnya.

Pengesahan bupati dan walikota saat ini sudah bisa ditangguhkan setelah penyaluran BLT-DD tahap pertama.

Sebanyak 23.963 desa sudah menyalurkan BLT-DD. Angka ini mencakup 43 persen desa yang sudah mendapat dana desa.

Jelasnya, sudah ada 2.469.025 keluarga miskin yang mendapatkan BLT-DD. Jumlahnya 30 persen dari target 12 keluarga penerima manfaat. “Dalam sehari terjadi kenaikan penerima sebesar 815.345 keluarga miskin,” terangnya.

Adapun, nilai dana desa yang disalurkan kepada warga mencapai Rp1,48 triliun. Nilai ini naik Rp489,2 miliar jika dibandingkan hari sebelumnya.

Sesuai perkembangan terakhir, urusan provinsi yang mampu menyalurkan BLT-DD tertinggi ialah Provinsi Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara.

Sementara, provinsi yang paling rendah dalam persentase penyaluran BLT-DD berturut-turut Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Papua, dan Maluku Utara.

Berbagai upaya relaksasi dilakukan pemerintah untuk memperlancar penyaluran BLT-DD. Instruksi Menteri Desa PDTT No 1/2020 memperbolehkan desa-desa yang telah melaporkan daftar penerima BLT-DD kepada bupati atau walikota lebih dari lima hari maka bisa langsung menyalurkan kepada warganya sesuai daftar tersebut.

Selain itu, ada juga Instruksi Menteri Desa PDTT No.2/2020 bertambah yang mengatur tentang desa-desa agar dapat langsung menyalurkan BLT-DD tahap pertama sesuai daftar hasil musyawarah desa. Adapun, pengesahan bupati atau walikota atas daftar itu menjadi basis penyaluran pada tahap kedua dan seterusnya.
Kementerian Desa PDTT telah menugaskan seluruh pendamping tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional untuk memantau, mendukung, serta melaporkan secara rutin dan mempercepat penyaluran BLT Dana Desa.

Kementerian ini juga menugaskan bahwa seluruh penjabat eselon II melakukan pengawasan harian dan memfasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di seluruh kabupaten dan kota penerima dana desa.
Adapun, pejabat eselon I wajib berkomunikasi intensif dengan Bupati/Walikota guna percepatan BLT-DD. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here