Beranda Cianjur Selatan Keluahan Listrik Cianjur Selatan segera Dibahas di DPR Pusat

Keluahan Listrik Cianjur Selatan segera Dibahas di DPR Pusat

17
0

JCS – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno akan memperhatikam keluhan masyarakat pelangan listrik Cianjur Selatan, mengingat pasokan aliran listrik di wilayah ini masih tertinggal. Baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun pemerataan jaringan listrik.

Bahkan, temuan pimpinan Komisi VII DPR RI, ada gardu induk PLN di Tanggeung yang tidak beroperasi selama 8 tahun. Karena itu, ia akan membawa keluhan para pelanggan dalam persidangan di DPR nanti. “Akan kami angkat masalah ini karena merupakan aspirasi masyarakat Cianjur. Kami berharap PLN dapat memberikan prioritas menuntaskan permasalahan listrik di Cianjur Selatan,” tegas Eddy Soeparno dalam keterangan resminya kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Menurut Sekjen PAN tersebut, permasalahan di Tanggeung berada di sektor finansial dan teknis. Seperti penetapan lokasi menara transmisi. Termasuk kendala finansial PLN untuk membiayai jalur transmisi ke gardu induk Tanggeung.

Di selatan Cianjur, lanjut Eďdy memang sudah mampu mendapatkan masukan yang signifikan terkait permasalahan pembangunan infrastruktur listriknya. “Nah, pasokan listrik dati PLTU di Pelabuhan Ratu bisa sampai ke gardu induk ini,” kata Anggota DPR Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.

Dalam kunjungan kerja ke gardu induk Tanggeung tersebut, Eddy didampingi langsung Manager Unit Pelaksana Konstruksi Pembangkit Pembangunan Jawa Bagian Tengah (JBT) II, Andi Falahi.

Andi membenarkan, terkait kendala teknis dan finansial yang dihadapinya. Termasuk persoalan pembebasan lahan. Namun pihaknya sudah mendapatkan solusi akan diterbitkannya penetapan lokasi oleh Pemprov Jabar.

“Dengan pertemuan ini, bisa difasilitasi ke pemerintah pusat untuk mencarikan solusi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, PLN memerlukan 270 tower atau 130 kilometer untuk mengaliri listrik dari PLTU Pelabuhan Ratu dengan kapasitas 1.000 mega watt dan di Gardu Induk Tanggeung 150 kilo volt.

“Artinya, pasokan listrik tidak hanya menyuplai wilayah Kecamatan Tanggeung saja. Namun juga mengakomodir listrik ke kecamatan sekitar Tanggeung,” pungkasnya. (Tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here