Beranda Religi Kehebatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kehebatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

68
0

JCS – Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Sabtu 9 Nobember 2020. Ini peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW dari pasangan Sayyidah Aminah dan Abdullah. Sang ayah telah meninggal dunia saat Muhammad SAW masih berada dalam kandungan.

Dalam hadits riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas, Rasulullah dilahirkan pada malam yang tenang:

وُلِدَ رَسُولُ اللَّهِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ، لِاثْنَتَيْ عَشْرَةَ لَيْلَةً خَلَتْ مِنْ شَهْرِ رَبِيع الْأَوَّلِ، عَام الْفِيلِ

“Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal dua belas di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awwal, Tahun Gajah.” (Imam Ibnu Hisyam, juz 1, halaman 183).

Perasaan Ibu Nabi Muhammad SAW begitu tenang dan damai menjelang 12 hari sebelum Nabi Muhammad SAW dilahirkan.

Aminah mengalami 12 peristiwa jelang kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dikutip dari beberapa sumber menerangkan banyak peristiwa istimewa jelang kelahiran Nabi Muhammad:

– Malam hari pada tanggal pertama Rabi’ul Awwal, Aminah merasa sangat tenang dan damai.

Ia diberi ketenangan dan kedamaian oleh Allah jelang kelahiran sang putra.

– Pada tanggal kedua, Aminah menerima 5 berita dari Allah bahwa ia akan mendapatkan Anugerah yang luar biasa dari Allah SWT.

– Pada tanggal ketiga Rabi’ul Awwal, ia kembali mendapatkan seruan dari Allah bahwa ia akan segera melahirkan Nabi Muhammad SAW yang menjadi suatu anugerah mulia.

– Tanggal keempat, Aminah mendengar jelas di telinganya terdengar suara dzikir yang para malaikat untuknya.

– Pada hari kelima Aminah mendapat mimpi, ia bertemu dengan Nabi Ibrahim.

Dalam mimpinya Aminah bertemu dengan Nabi Ibrahim, ia diperintah untuk bergembira karena sebentar lagi ia akan melahirkan seorang Nabi yang memiliki sifat mulia dan agung.

“Bahagialah engkau, wahai Aminah dengan lahirnya Nabi yang agung ini, Nabi pemilik cahaya yang terang benderang, Nabi pemilik keutamaan, Nabi pemilik kemuliaan, dan Nabi pemilik segala bentuk pujian,” kata Nabi Ibrahim kepada Aminah dimimpi Aminah malam itu.

– Pada malam keenam Aminah alam semesta begitu terang dipenuhi dengan cahaya di sudut-sudut alam semesta, yang menjadikan tidak ada kegelapan malam itu.

– Pada hari ketuju Aminah melihat para malaikat berbondong-bondong mendatangi rumahnya.

Para malaikat menyampaikan kabar bahwa waktu kelahiran Nabi Muhammad sudah semakin dekat.

– Pada malam berikutnya, Aminah mendengar berita yang menyerukan kepada seluruh penghuni alam, untuk berbagi karena kelahiran Rasulullah semakin dekat.

– Pada malam ke sembilan, ia benar-benar tidak merasakan sakit sedikitpun, yang ada dia mendapatkan perasaan damai dan tenang jelang kelahiran sang putra.

– Pada malam ke sepuluh Aminah melihat tanah Mina dan Khaif bergembira menyambut kelahiran Muhammad.

– Pada hari ke-11 Aminah melihat seluruh masyarakat senang menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

– Kemudian pada malam ke-12 Aminah melihat langit begitu cerah.

Awalnya ibu NAbi Muhammad SAW ini menangis karena sendirian di rumah.

Abdul Muthalib, kakek dari Rasulullah SAW, sedang bermunajat di Ka’bah.

Namun saat proses persalinan tiba, Allah mengutus empat wanita utama untuk membantu, menjaga dan menemani Aminah selama proses melahirkan.

Yang membantu Aminah ketika proses persalinan adalah Hawa istri Nabi Adam, Sarah istri Nabi Ibrahim, Asiyah binti Muzahim, dan Maryam binti Imran ibunda Nabi Isa.

Dalam keterangan disebutkan bahwa bumi sampai bergetar hebat dan seluruh langit pada hari itu terang dipenuhi cahaya setelah Rasulullah dilahirkan.

Kehebatan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad juga memunculkan mukzizat lain. Istana Kisra juga berguncang dahsyat sehingga menyebabkan 14 balkonnya roboh.

Sedangkan api abadi yang disembah oleh umat Majusi juga diriwayatkan padam.

Ka’bah pun disebutkan ikut bergetar selama tiga hari karena bahagia menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa kelahiran Nabi Muhammad ini menjadi peristiwa penting bagi seluruh umat manusia.

Para umat Islam selalu memperingati atau merayakan hari kelahiran Nabi agung kita Muhammad SAW. Wallahu a’lam.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here