Beranda Berita KBS Mengajak Masyarakat Gemar Membaca

KBS Mengajak Masyarakat Gemar Membaca

102
0

JCS – Upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat dilakukan sejak dini. Seperti geliat di Kebun Baca Sarerea (KBS) di Cianjur selatan, di kampung Pangadegan Hilir, Desa Pangadegan, Kecamatan Pagelaran, Cianjur, beberapa hari lalu.

Suasana kegiatan KBS:
Dalam acara KBS, terlihat anak-anak usia SD berkumpul untuk mendapat hadiah kaos, cokelat dan balpoin secara gratis dari pengurus KBS.

Pendiri KBS, Usep Hamzah mengatakan, pemberian hadiah merupakan kegiatan Pakansi KBS 2020, yang secara rutin diadakan setiap tahun. “Sudah enam kali dilaksanakan, sejak KBS berdiri tahun 2014,” tutur Usep, belum lama ini.

Pakansi dilakukan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu 7-8 Maret 2020. Pantia kegiatan tetap berusaha untuk mensukseskan acara, meski keterbatasan dana. Bahkan soal pendanaan dari uang saku sendiri (Usep). Seperti buat makanan-minuman, transportasi peserta dan pembimbing, serta hadiah-hadiah lainnya. “Tanpa bantuan dari luar,” kata Usep.

Kegiatan diawali upacara dan pengibaran bendera merah putih di halaman KBS. Pada kesempatan itu, Usep menjelaskan sejarah berdirinya KBS serta mengucapkan selamat ulang tahun kepada para peserta -tak kurang dari 70 peserta Pakansi KBS tahun ini – mengikuti kegiatan mendongeng serta pengenalan dasar-dasar teater yang dengan kreatif diberikan oleh Yussak Anugerah (39), guru sekaligus pengelolan rumah Baca Manyar Ciranjang. Yussak hadir di sana untuk menyampaikan pemateri di dua event Pakansi KBS Pagelaran. Menurut Yussak, pihaknya merasa bahagia melihat antusias peserta dan warga yang hadir.

Kendala yang dihadapi rumah baca pada umumnya sama, yaitu minat baca masyarakat masih rendah.

Karena itu menurut Yussak, anak-anak di Cianjur selatan khususnya di kampung ini, harus dipancing dan dipikat dengan berbagai kegiatan lain, bagaimana agar mereka senang membaca.

“Bisa dengan berbagai kegiatan lain agar mereka tertarik,” ujarnya.

Namun ia menyadari bahwa anak-anak tidak bisa didikte dan dipaksa. Sementara pengelola rumah baca hanya mendorong dan mengarahkannya. “Pokonya minat baca harus diuayakan oleh orang tua dan pihak sekolah,” ungkapanya.

Pada kesempatan itu, peserta diuji dengan materi tulisan prosa lewat permainan dan membuat karangan untuk dinilai.

Kegiatan Pakansi KBS hari pertama dan ditutup dengan pentas tari dan workshop yang dibimbing langsung oleh Fitri dari Sanggar Tari Anggraeni.

Ada dua pentas tari yang disuguhkan, yakni Tari Makalngan yang dibawakan dengan indah oleh Sely Zawahirul Madaniah (12), murid kelas 6 SDN Ibu Dewi 2 Cianjur. Tari kedua adalah tari Pencug Bojong oleh Rafi Taufik (20) yang juga mahasiswa ISBI Bandung.

Fitri mengajak anak-anak perempuan peserta Pakansi KBS untuk memperagakan dasar-dasar Tari Merak.
Selanjutnya pembagian hadiah bagi para pemenang. Baik lomba menulis, menggambar, hingga mendapat hadiah berupa buku dan alat tulis,

Di sana ada tadabur alam, dimana anak-anak diajak berkeliling kampung untuk lebih mengenal lingkungan sekitar. Selanjutnya, anak-anak diberi pengarahan mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Mereka juga diminta mengungkapkan ide pemeliharaan lingkungan. Acara interaktif diikuti dengan penuh semangat.

Tidak hanya itu, acara menggelar seni bela diri silat dari Paguron Silat Bentar dari Cikalongkulon pimpinan pak Ayi.

Di akhir acara, doa bersama agar acara-acara yang digelar KBS selalu berjalan lancar, berkah dan bermanfaat. (sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here