Beranda Pendidikan Kabar Guru Honorer K2 yang Lolos PPPK

Kabar Guru Honorer K2 yang Lolos PPPK

27
0

JCS – Bagi guru honorer K2 yang lulus testing atau hasil rekrutmen untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (PPPK) harus tetap semangat mengajar karena sistem kontrak kerja dan penggajiannya sudah ditetapkan pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menetapkan izin prinsip besaran dan tunjangan PPPK.

Surat Menkeu tertanggal 27 Desember 2019 itu ditujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo dan ditembuskan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Ditjen Anggaran Kemenkeu.

Surat tersebut sebagai jawaban atas surat MenPAN-RB tertanggal 6 Desember 2019 mengenai permohonan persetujuan prinsip dan pertimbangan teknis.

“Iya benar, Menkeu sudah menetapkan izin prinsip besaran gaji dan tunjangan PPPK,” kata Kepala BKN Bisma Haria Wibisana, dikutif dari JPNN.com, Selasa (14/1/2020).

Besaran gaji dan tunjangan PPPK serta PNS, lanjut dia, itu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Gaji PPPK dikonversikan dari gaji pokok PNS berdasarkan golongan/ruang/masa kerja menjadi golongan I sampai XVII. Dimana masa kerja maksimal 33 tahun.

Kemudian ditambah faktor pajak 15 persen, untuk menjaga kesetaraan dengan gaji pokok PNS. “Berdasarkan ketentuan dalam PP 80 Tahun 2010, penghasilan PPPK merupakan objek pajak yang tidak dapat ditanggung pemerintah,” terang Bima.

Dia berharap dengan adanya izin prinsip Menkeu ini bisa membuat honorer K2 yang lulus PPPK tahap I bersemangat. Sebab, pemerintah tidak diam tetapi terus memprosesnya.

Jadi mereka harus sabar menunggu, karena semua masih dalam proses. “Tidak mungkin hasil rekrutmen PPPK tahap I dibiarkan,” jelasnya. (sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here