Beranda Berita IPDA Erwin masih dalam Penanganan Medis RS Pertamina

IPDA Erwin masih dalam Penanganan Medis RS Pertamina

36
0

JCS – AIPTU (sekarang IPDA) Erwin Yudha Wildani yang menjadi korban terbakar saat mengawal aksi unjuk rasa massa di Cianjur, hingga kini kondisinya masih menjalani perawatan intensif di RS Pusat Pertamina. Erwin masih dirawat akibat luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Hal ini disampaikan Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. “Ya betul, masih dirawat intensif,” kata Dedi dilansir JCS dari Antara, Senin (19/8/2019).

Dedi berharap, Erwin, setelah mendapat perawatan intensif lekas sembuh.

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (15/8/2019), aksi unjuk rasa damai dilakukan oleh gabungan aliansi mahasiswa se-Cianjur berujung ricuh lagi musibah menimpa anggota polisi. Peristiwa itu saat aksi massa penolakan atas kinerja Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman.

Akibatnya, tiga anggota polisi terbakar. Mereka adalah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur, Erwin, serta dua anggota Sabhara Polres Cianjur yakni Bribda Yudi Muslim dan Bripda F.A Simbolon.

Dari ketiga itu, IPDA Erwin yang mengalami luka bakar lebih parah hingga 80 persen. Meski begitu, terkait kondisi detail anggota polisi ini masih dalam penanganan medis.

Aksi itu dilakukan organisasi Cipayung Plus, diikuti sekitar 50 orang. Menurut Trunoyudo, Cipayung Plus terdiri dari sejumlah sejumlah organisasi mahasiswa antara lain DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cianjur, HIMAT, CIF dan lainnya.

Aksi dilakukan terkait penyampaian keadilan dan kebenaran di pemerintahan, evaluasi pengangguran, sempitnya lahan pekerjaan, dan kurangnya sarana pendidikan masyarakat Cianjur.

Siswa SMK Pasundan Mendapat Apresiasi dari Polda Jabar:

Saat korban Erwin benar-benar kesakitan dalam aksi massa tersebut, Erwin, dengan cepat dibantu siswa SMK Pasundan Cianjur bernama M Ridwan Suryana (18) dengan memberi minum.

“Kami mengapresiasi tindakan kemanusiaan yang bersangkutan, yang merupakan SMK Pasundan Cianjur,” kata Kahumas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andika, Senin (19/8/2019). (tas/rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here