Beranda Editorial Era Modern dan Panggilan Istiqomah

Era Modern dan Panggilan Istiqomah

39
0

JCS – Semoga para pembaca semakin mantap imannya, semakin semangat menuntut ilmu, dan semakin ikhlas melaksanakan amal kebajikan serta mentauhidkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Selain itu, pembaca juga harus yakin dan percaya akan tanda-tanda Kiamat. Tanda-tanda kiamat kecil, menengah, dan besar; mengerti dan percaya akan misteri kematian dan alam barzakh; terjadinya kiamat; hari dibangkitkannya makhluk. Di situ ada ada bumi Mahsyar dan syafaat besar; hari penghitungan amal, titian mizan, catatan amal, shirath, dan macam-macam syafaat. Ujungnya adalah kengerian dan siksanya di neraka, dan juga surga yang penuh kenikmatan yang kekal.

Sebelum pada hal-hal penting berikutnya, tidak lupa kita bersyukur dengan mengucapkan segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan nikmat-Nya kepada kita sehingga nikmat-Nya itu membuat kita beramal saleh, bekerja. Allah SWT juga telah mengutamakan selawat dan menyempurnakan salam atas Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, keluarga dan semua sahabatnya.

Hidup di zaman modern:
Di zaman modern ini, banyak muslimin yang diuji dengan berbagai rentetan peristiwa yang mengejutkan-yang dihadapi seorng hamba-ketika hari-harinya di dunia ini akan berakhir. Yang paling mengerikan adalah peristiwa-peristiwa yang harus diseberangi seorang hamba melalui pintu gerbang kematian. Sungguh, kita akan mendengar salah seorang hamba mengatakan ketika diingatkan tentang kematian dan beberapa peristiwa yang akan terjadi pada hari akhir, “Sekarang, kita bersenang-senang dengan kenikmatan dunia. Kenikmatan kita ini tidak akan berkurang dengan apa yang akan terjadi nanti atau berita tentang kematian.”

sesungguhnya, perkara tersebut sangat mengerikan karena menutup mata manusia dari jalan kebenaran. Padahal, tidak ada tempat lari baginya dan tidak ada tempat untuk menghindar dari balasan atau siksa.

Kita semua tahu bahwa zaman tidak akan pernah berhenti berputar. Zaman terus menggulirkan waktu, umur, dan detik-detiknya. Hari terus berlalu, melabuhkan manusia pada kematiannya dan menjauhkannya dari dunia. Sangat mudah seseorang itu pergi sebagaimana perginya malam karena kepergiannya itu hanyalah untuk sebuah perjalanan.

Sesungguhnya, kebaikan hidup di dunia adalah jaminan yang harus dimiliki oleh manusia. Kehidupan di dunia merupakan salah satu rentetan dari kehidupan akhirat. Orang yang mengetahui tentang hari pembalasan, pasti akan pberistiqomah dalam berperilaku dan bermuamalah dengan sesamanya, selama hidup di dunia ini. Sedangkan, orang yang tidak memperhatikannya, pasti akan mendapatkan panggilan untuk istiqomah terhadap dirinya sendiri, apalagi terhadap orang lain.

Saya terkesan dan dikagumkan dengan dukungan teman-teman, sehingga dapat mendekati makna yang sebeanrnya dalam menempuh perjalanan hidup ini. Banyak hikmah yang saya dapat dalam membentangkan sisi-sisi jalan yang dapat menghibur hati, mata, dan membangkitkan jiwa untuk mencintai perjalanan bersama peristiwa-peristiwa yang terjadi secara berturut-turut. Semoga, niat dan karya kami dapat membangkitkan semangat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Inilah sedekah jariah yang tidak akan terputus pahalanya sampai hari kiamat meskipun orang yang beramal telah pupus.

Semoga Allah SWT menyampaikan salam kepada beliau SAW sehingga kami dapat bertemu dengannya pada hari kiamat ketika manusia dikumpulkan.

Doa:
Oleh sebab itu teman-teman, selalu berdoa, misalnya dengan doa-doa yang diajarkan guru kita:

Segala puji bagi Allah, pujian dari orang-orang yang bersyukur dan selalu mengingat-Nya. Selawat dan salam atas Nabi Muhammad saw., keluarganya yang baik, dan para sahabatnya yang selalu berpegng pada petunjuknya sampai hari kiamat.
Ya Allah, kami merendahkan diri di hadapan-Mu dengan nama-nama-Mu yang agung dan sifat-sifat-Mu yang tinggi, dengan harapan Engkau mengubah keadaan kami dan tempat kembali kami menjadi baik, membatasi jalan kami pada jalan yang benar, memberikan petunjuk kepada kami, serta menyelamatkan tujuan kami dan apa-apa yang kami usahakan.
Ya Allah, kami memohon kejujuran orang-orang yang yakin, amal orang-orang saleh, serta martabat dan derajat malaikat muqarrabin. Ya Allah, kami memohon agar Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang Engkau terima, takut pada siksa-Mu, cinta keridaan-Mu, melihat apa yang ada di sisi-Mu, dan tidak sibuk kecuali dengan-Mu.
Kumpulkan kami di bawah panji Nabi-Mu, Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang diberi syafaatnya, dan Engkau masukkan kami ke dalam surga (tempat sejahtera), wahai Yang Mahahidup dan Mahaberdiri sendiri.

Ya Allah, jadikanlah lembaran-lembaran yang menyebutkan akhirat, kondisi, kenikmatan, dan kengeriannya ini timbangan kebaikan bagi kami, sehingga ia dapat menemukannya di sisi-Mu pada hari kiamat kelak. Jadikanlah yang di dalamnya sebagai ilmu yang bermanfaat bagi kami, kaum muslimin, dan semua manusia, sebagai dalil bagi-Mu serta petunjuk ke jalan-Mu. Ya Rabb, berkatilah apa yang ada di dalamnya, orang yang menulis, orang yang mensuport penulis, dan yang membantu penyajian kepada manusia, Wahai Yang Maha Hidup dan Mahaberdiri Sendiri.

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku hanyalah hamba-Mu yang lemah dan tak berdaya, sedangkan Engkau Mahakuat dan Mahakaya. Maka, aku memohon, janganlah Engkau bebankan jiwaku selain kepada-Mu, dan Engkulah Yang Mahabelas kasih dan sayang.

Ya Allah, aku mohon berilah selawat dan salam kepada Nabi-Mu yang terpilih dan kekasih-Mu, Muhammad bin Abdullah, pemimpin orang-orang yang bertakwa dan para rasul, wahai Tuhan semesta lam. Mahasuci Engkau, ya Allah, kami tidak memiliki ilmu, kecuali apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya, Engkau Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. Wallahu a’lam bish-shawwab. Subhanakal lahumma wa bihamdika…*
SAB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here