Beranda Cianjur Selatan Dampak Kemarau mulai Dirasakan Warga Selatan Cianjur

Dampak Kemarau mulai Dirasakan Warga Selatan Cianjur

33
0

JCS – Beberapa kecamatan sudah merasakan dampak kemarau seperti di Kecamatan Leles, Agrabinta, Sindangbarang, Cibinong, Cibeber dan kecamatan lainnya.

Kondisi demikian sudah diketahui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur. Jajaran kantor BPBD Cianjur menanggapi keluhan masyarakat ini, termasuk para petani.

Pemkab Cianjur saat ini belum menetapkan status siaga kekeringan meski kurun waktu beberapa bulan belum turun hujan. Biasanya, penetapan status kebencanaan didasari pertimbangan dari perhitungan dan penetapan tingkat Jabar atas rekomendasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Terkait dampak kemarau, Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Dedi Supriadi menyebut ada tiga wilayah yang sudah melapor, termasuk daerah yang memang langganan setiap kali musim kemarau.
“Laporan dari kecamatan-kecamatan kami tampung dulu,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Meski laporan bersifat sementara, namun BPBD akan berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis yang menangani sektor terdampak kemarau.
“Sekarang sedang dihimpun dan didata dulu. Setelah pendataan, nanti dampaknya kita perhitungkan dan petakan,” kata Dedi.

Kemarau akan berdampak terhadap kebutuhan masyarakat maupun lahan pertanian. Karena itu, lanjut Dedi, pihaknya akan mengambil langkah penanganannya. Pihaknya juga akan menyinkronkan data dengan data jaringan irigasi di Dinas PUPR. “Kita butuh data akurat terkait dampak kemarau,” ujarnya. (hn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here