Beranda Cianjur Selatan Cerita Banjir Leles

Cerita Banjir Leles

62
0

JCS – Warga yang terdampak banjir bandang di Leles selatan Cianjur menceritakan saat banjir bandang itu tiba-tiba meluap dan merendam rumah-rumah, misalnya di Kampung Jajaway, Desa Pusakasari, Jumat malam lalu.

Kejadiannya berawal dari hujan deras yang turun sejak pukul 17.00 WIB.

Menjelang magrib hujan tak berhenti dan warga mulai diperingatkan karena air di anak Sungai Cisokan yakni Sungai Cileles, mulai naik.

“Menjelang pukul 20.00 WIB air sudah melewati jembatan dan cukup deras, warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Alamsyah warga Kampung Jajaway.

Alamsyah sempat terjebak sekitar 100 meter dari rumah mertuanya.

Ia menunggu hingga pukul 23.00 WIB untuk menunggu air deras mereda.

Di tempat lain, tepatnya di lokasi korsel alias pasar malam belakang Desa Pusakasari, seorang warga sempat terjebak di mainan trampolin anak.

Saat air mulai naik, ia panik dan malah loncat ke tempat mainan trampolin.

“Warga berjibaku menolongnya, yang membuat susah mainan trampolin itu dikelilingi oleh jaring,” ujar Alamsyah.
Alamsyah mengatakan air mulai naik setinggi satu meter.

“Alhamdulillah warga berhasil menyelamatkan dia,” katanya.

Alamsyah mengatakan, saat tiba di rumah, semua keluarganya sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Di rumah mertua saya tak sempat menyelamatkan harta benda, karena air sudah merendam rumah sekitar 1,5 meter,” katanya.

Alamsyah mengatakan, hujan deras yang menyebabkan rumah terendam baru pertama kali terjadi kali ini.

“Sebelumnya sempat terjadi banjir tapi tak separah ini,” ujarnya.

Seorang warga lainnya, Nazmudin (54), mengatakan, ia sempat melihat derasnya air meloncat dari sungai ke jalan.

Di jalanan masih ada beberapa kendaraan yang melintas.

Beruntung tak ada kendaraan atau pengendara yang tersapu derasnya air.

“Menjelang dini hari warga mengetahui adanya longsor yang menutup jalan, pagi hari warga baru berani keluar tempat pengungsian, dan melihat banjir serta longsor,” katanya.

Hingga saat ini di Kampung Jajaway dan di kampung lainnya berangsur normal. Aktivitas warga kembali seperti semula. Namun uluran tangan atau bantuan sembako termasuk pakaian layak pakai dari berbagai pihak terus berdatangan.

Mengenai bantuan, diharapkan tepat sasaran kepada korban yang terdampak banjir dan longsor baik yang berada di wilayah Desa Pusakasari, Karyamukti, Sindangsari, Nagasari dan lainnya. (Tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here