Beranda Religi Berpetualang

Berpetualang

42
0

JCS – Ada sebuah pepatah berbunyi, “Bekerjalah untuk urusan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya, dan berbuat baiklah untuk urusan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok pagi.”

Apa maksudnya? Bagaimana implementasinya dalam kehidupan kita sehari-hari?

Kalau kita membuka surah Al-Jumu’ah ayat 9-10, jelaslah itu perintah Allah Subhanahu Wata’ala agar umat muslim untuk segera melakukan salat ketika waktunya telah tiba, dan meninggalkan aktivitas lain untuk sementara.

Setelah salat ditunaikan, barulah aktivitas tersebut dilanjutkan kembali.

Bekerja oke tapi tidak meninggalkan salat:
Bekerja apa pun yang halal boleh dilakukan, namun jangan sampai mengganggu waktu shalat, demikian pula sebaliknya. Keduanya adalah perintah Allah SWT yang wajib dijalankan. Oleh karena itu, Islam mengajarkan urusan dunia dan akhirat. Keseimbangan antar dzikir dan kerja akan melahirkan etos kerja yang islami, yaitu etos kerja yang amanah, jujur, sungguh-sungguh, dan ikhlas.

Etos kerja:
Kata etos kerja berarti pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial. Etos kerja berarti semangat bekerja secara profesional. Setiap individu muslim hendaknya memiliki semangat kerja yang tinggi, apalagi mereka yang masih muda belia and produktif.

Dengan semangat kerja seperti ini, setiap muslim diharapkan dapat hidup mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain.

Apalagi zaman sekarang menuntut kita memiliki keahlian yang siap bersaing, sehingga kita bisa mendapat bekal ibadah, membina keluarga atau punya bekal hidup yang layak dan mampu melaksanakan sebagai kewajiban kita, serta tugas lainnya. Maka setiap orang bekerja atau berusaha, berpetualang di muka bumi, dan memanfaatkan rezeki pemberian Allah SWT.

Kerja disertai doa merupakan senjata utama memerangi kemiskinan dan juga merupakan faktor utama untuk memperoleh penghasilan dan unsur penting untuk memakmurkan keluarga dengan seizin Allah SWT. Wallahu a’lam…*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here