Beranda Cianjur Selatan Antisipasi Tsunami di Laut Selatan

Antisipasi Tsunami di Laut Selatan

61
0

JCS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur telah melakukan antisipasi gelombang tinggi di laut Selatan Cianjur. Isu tsunami, masyarakat sepanjang pantai tetap waspada namun jangan panik.

Mengenai alat deteksi gelombang tinggi, menurut BPBD Cianjur, alat deteksi dini sudah dipasang, termasuk mitigasi bencana dan proses evakuasi saat terjadi bencana.

Sebagaimana hasil riset ITB beberapa waktu lalu, BPBD Cianjur siagakan retana di masing-masing desa di wilayah selatan.

Namun, BPBD Cianjur kesulitan mendeteksi potensi tsunami. Sebab, dua alat deteksi dini atau early warning system (EWS) yang terpasang di sana dalam kondisi rusak. Sehingga, BPBD Cianjur tidak bisa memperbaikinya lantaran milik pemerintah pusat.
“Dua alat itu sudah tidak berfungsi dengan baik,” kata Kepala BPBD Cianjur Dedi Supriadi dikutif dari Antara, Senin (28/9/2020).

Sdebelumnya diberitakan, dari riset ITB, potensi gelombang tinggi (20 meter) akan melanda laut selatan Jawa. Menurut Dedi, pihaknya koordinasi dengan ITB yang mengeluarkan hasil riset.

Adapun alat yang rusak, BPBD Cianjur telah mengirimkan surat ke kementerian terkait agar segera diperbaiki atau diganti dengan alat yang baru. Sehingga, deteksi dan peringatan dini bagi warga sekitar dapat dilakukan secara maksimal.

Tsunami di laut selatan sebenarnya tidak ada yang tahu pasti, namun itu diperkirakan dapat terjadi kapan pun, maka warga yang tinggal di dekat pantai tetap waspada, namun tidak perlu panik.

Karena itu, BPBD juga mengantisipasi tsunami. Dan meminta relawan untuk mensosialisasikan pada warga di sepanjang pantai selatan Cianjur. “Warga harus jeli melihat tanda-tanda alam akan terjadi bencana dan segera mengungsin,” imbau Dedi.

Ia mengaku telah memberikan pelatihan pada warga di pantai selatan terkait tanggap bencana dan segera mengungsi apabila melihat gelombang tinggi. “Warga harus waspada ketika melihat gelombang tinggi, air laut yang tiba-tiba surut cepat, serta angin kencang,” jelasnya. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here