Beranda Cianjur Selatan Air Terjun Cipanas Sukasirna Alami dan Mengandung Khasiat…

Air Terjun Cipanas Sukasirna Alami dan Mengandung Khasiat…

72
0

JCS – Dari kantor Desa Sukasirna Kecamatan Leles menuju obyek wisata Air Panas
Sindangrama berjarak sekitar enam ratus meter. Dari jalan protokol jalan Sukasirna-Leles (kalau dari arah Sukasirna) langsung belok kiri dengan kondisi jalan beton. Dari jalan utama sekitar dua ratus meter, sampai perapatan ojek Pasir Halang, dengan jalan agak terjal.

Dari perapatan pasir halang, menuju lokasi air panas, bisa jalan kaki atau naik motor, cuma harus hati-hati jatuh, maklum jalan pedesaan. Seperti dialami penggawa JCS dan rekan wartawan Tribun Jabar serta rekan media media Cianjur yang coba masuk lokasi ini, Sabtu lalu.

Nah, sebelum mengupas lebih dalam bagaimana kondisi di dalam obyek wisata ini, atau air terjun panas yang konon katanya manjur buat kesehatan tubuh, JCS ingin ngasih peta atau petunjuk jalan bagi anda warga Cianjur kota atau orang Bandung yang hendak menuju lokasi air terjun Cipanas Sukasirna Leles ini.

Anda bisa masuk perapatan Kecamatan Tanggeung-Cibinong, tepatnya pom bensin anyar Patrol, lalu belok kanan. Dari perapatan terseut, sekitar satu jam perjalanan ke wilayah Desa Sukasirna.

Alternatif lain, adalah dengan melalui pesisir pantai Sinadangbarang-Agrabinta, masuk perapatan Pal Satu-Patokbeusi, lewat Pojok Cikananga- masuk Kecamatan Leles-Desa Sukamulya, Desa Purabaya, hingga tembus ke Desa Sukasirna.

Namun, infrastruktur jalan ke obyek wisata Cipanas Sukasirna Kecamatan Leles, Cianjur ada yang segera ditingkatkan oleh Pemkab Cianjur. Yaitu dari jalan utama tadi.

Memiliki tujuh air terjun dan keajaiban:
Menurut warga di sana, air hangat Sindangrama Sukasirna memiliki kashiat berbeda-beda untuk kesehatan tubuh.
Tujuh air terjun panas ini memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Namun semuanya jernih dan panas.

Penjaga (kuncen) di sana, Pandi (62) menyebutkan, air panas ini keluar begitu saja dari dalam batu di puncak bukit dan terjun ke sungai Sindangrama, kesananya menalir ke kali Ciderema, dan Cisokan, hingga ke laut.

Saat coba disentuh, di bagian tempat keluarnya air terasa begitu panas, berbeda dengan di bagian hilir. Ini begitu panas dan bau belerang.

Pengalaman kuncen Pandi, pada tahun 1950, sempat mandi di sini (saat Pandi kecil). Menurut cerita orang tua dulu, tutur Pandi, air terjun ini berkhasiat untuk kesehatan, misalnya bagi orang yang mau sembuh dari penyakit gatal, pegal-pegal, masalah kejantanan pria, sampai dengan yang lumpuh. “Kata orang tua dulu begitu,” ucap Pandi, Sabtu lalu.

Lokasi ini kerap dikunjungi warga lokal ketika hari raya atau hari libur panjang untuk berwisata. Kecuali libur sekaran sepi, karena dampak musim Covid-19.

Di lokasi ini mulai ditata oleh orang-orang Sukasirna yang peduli akan keberadaan air hangat ini. Diantaranya, dengan membuat anak tangga menuju sungai dan membuat gazeebo.
Memang sederhana, namun jalan yang dibuat bisa membuat pengunjung tak terpeleset.

Meski demikian, warga Sindangrama mengaku bangga dengan adanya potensi air panas. Karena lambat laun, air terjun pans ini akan menjadi destinasi wisata baru Jawa Barat dan Indonesia.
Apalagi warga Jabar saat ini belum banyak mengenal keindahan, kenaturalan lokasi dan kandungan airnya yang berkhasiat untuk penyakit gatal dan keperkasaan lelaki.

Diketahui, air panas dengan debit yang tinggi setiap detiknya saat ini belum bisa termanfaatkan dengan maksimal tapi air hanya jatuh ke sungai lalu mengalir begitu saja.

Kepala Desa Sukasirna, Habib Latif mengungkapkan, air panas yang berada di wilayahnya memang sudang lama sekali. Namun dirinya kuwu ini baru akan lebih konsen mulai sekarang ke depan, karena kuwu anyar terpilih ini baru menetap satu bulan lebih, setelah ia bertugas sebagai anggota TNI di Bandung. Hingga saat ini, akui Habib, masih aktif anggota, namun karena aturan harus siap memilih lepas dari anggota jika terpilih menjadi kades. Mau tidak mau, Habib harus melepas dari kesatunnya.
Maka ia akan fokus membangun Desa Sukasirna dan akan memajukan obyek wisata air panas, supaya lebih diminati pengunjung.
“Ya, kami mohon dukungan dari siapapun yang mau peduli terhadap potensi air panas itu. InsyaAllah, ke depan, obyek wisata di lokasi kami akan lebih tertata lagi,” tutup Habib Latif. (tas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here