Evakuasi Truk BBM Melibatkan Polsek Tanggeung, BPBD, RAPI, Tim SAR dan Warga -->

Advertisement

Evakuasi Truk BBM Melibatkan Polsek Tanggeung, BPBD, RAPI, Tim SAR dan Warga

Kamis, 18 Februari 2021


JCS - Musibah truk BBM terguling di daerah Patrol Desa Kertajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur pada Selasa malam. Sopir bernama Amadmudin (47) terjun ke dalam jurang sedalam 70 meter.


Sopir truk ditemukan dalam posisi tengkurap berada di bawah tanki BBM yang berkapasitas 16.000 liter. Tim gabungan berjuang selama 32 jam untuk bisa mengevakuasi jenazah korban.


Petugas Damkar Pos 6 Sindangbarang, Dadan, mengatakan, petugas gabungan terus berupaya mencari jenazah di sepanjang tebing.


"Meskipun kondisi malam dengan jarak pandang terhalang, kami terus lanjutkan. Karena dari informasi kernet truk mengatakan beberapa kali terdengar suara," ujar Dadan.


Namun pencarian sempat mengalami kesulitan, sebab uap dari tanki BBM keluar dan sudah sampai di atas tebing atau jurang.


Meski demikian, tim gabungan yang dibantu oleh kendaraan pemadam khusus dari Pertamina terus melakukan pencarian.

"Semua bahu membahu di kawasan curam itu," kata dia.


Di sisi lain, kendaraan truk masih berada di tebing. Pasalnya, sebelum dilakukan evakuasi kendaraan akan dialihkan terlebih dahulu BBM ke truk tanki yang kosong guna mengantisipasi terjadinya kebakaran.


Di sana, dua mobil penderek tak mampu menggeser truk pengangkut BBM yang terguling ke jurang.


MenurutbKapolsek Tanggeung AKP Nasution, tim evakuasi terlebih dahulu menggeser truk untuk memastikan keberadaan sang sopir.


"Kawatirnya tergencet badan truk. Hanya ada dua kemungkinan untuk mengetahui keberadaan sang sopir, apakah ia berada di bawah truk atau ia keluar dari lokasi. Dua kendaraan penderek belum mampu untuk menggeser truk," kata Nasution


Truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terperosok bernomor polisi B 9760 SFU, berisi 16.000 liter BBM (8.000 liter pertalite dan 8.000 liter premium).


"Kecelakaan terjadi saat truk tangki pengangkut BBM yang mengarah ke Sindangbarang berpapasan dengan mobil box mengarah ke Cianjur," kata Kapolsek.


Menurut Kapolsek, saat kejadian kondisi jalan berkelok dan kecil, ban belakang mobil tangki keluar bahu jalan karena kondisi tanah tidak kuat menahan beban.


"Medan jalan berbelok dan banyak tikungan tajam," ujar AKP Nasution. (Tas)