Saprudin Parigi, Bersama Guru Berprestasi Lainnya Siap ke Jepang -->

Advertisement

Saprudin Parigi, Bersama Guru Berprestasi Lainnya Siap ke Jepang

Minggu, 18 November 2018

Delapan guru dan tenaga kependidikan dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) 
JCS – Warga Cianjur makin bersyukur terutama untuk rekan-rekan pendidik alias guru. Pasalnya, delapan tenaga pengajar asal Cianjur berhasil menyabet juara lomba guru berprestasi tingkat Jawa Barat (Jabar) yang dilaksanakan pada 9 November 2018 di Hotel Harris, Ciumbuleuit Bandung.

Mereka berasal dari TK, SD, SMP, SMA/SMK dan SLB setelah sebelumnya berhasil menjadi yang terbaik ditingkat Kabupaten Cianjur.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur Tatang Supriatna, mereka yang sukses meraih prestasi tersebut diantaranya Saprudin Jayasakti, juara 1 tingkat Jabar kategori guru SDN daerah khusus (Putra) berdedikasi, unit kerja SDN Padangsari, Kecamatan Leles. 

Hj Ida Saidah, juara 3 tingkat Jabar, kategori pengawas TK berprestasi, dengan unit kerja Disdikbud Kabupaten Cianjur. Elis Sumiyati, juara 2 tingkat Jabar, kategori guru SD daerah khusus putri berdedikasi, unit kerja SDN Padaluyu, Kecamatan Cikadu.

Nuraeni, juara 1 Jabar dan juara 2 Nasional dengan kategoti pengawas SMP berprestasi unit kerja dinas pendidikan dan kebudayaan. Kemudian Reki Teti Hendrayati, juara 1 tingkat Jabar dan juara 3 tingkat nasional dengan kategori tenaga perpustakaan SMP berprestasi, unit kerja SMPN 2 Cianjur, Kecamatan Cianjur.

Kemudian Dibyo Siswoyo, juara 1 tingkat Jabar kategori Kepala SD daerah khusus berdedikasi unit kerja SDN Puncakmulya, Kecamatan Naringgul. Lantas Ahmad Jainudin Sayuti, juara 1 tingkat Jabar kategori Kepala SMP daerah khusus berdedikasi, unit kerja SMPN 2 Cikadu, Kecamatan Cikadu. 

Selain itu, Dasep Rahmat, juara 1 tingkat Jabar dan juara 1 tingkat Nasional kategori pengawas SDN daerah khusus berdedikasi, unit kerja unit kerja Disdikbud Kabupaten Cianjur. “Untuk Nasional diselenggarakan pada 16 Agustus 2018 di Gedung Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta. Semua juara satu tingkat Jabar akan berangkat ke Jepang,” jelasnya.

Menurut Tatang, hadiah untuk tingkat nasional juara 1 Pengawas SD daerah khusus dan berdedikasi uang pembinaan Rp 20 juta dan Laptop. Juara 2 Pengawas SMP berprestasi mendapat uang sebesar Rp 17.5 juta dan short course ke Australia, dan juara 3 pustakawan mendapatkan uang sebesar Rp 15 juta.

“Untuk juara tingkat Jabar juara 1 uang sebesar Rp 10 juta, short course ke Jepang dan piala. Juara 2 mendapat uang sebesar Rp 7,5 juta dan piala serta untuk juara 3 mendapat uang sebesar Rp 5 juta dan piala,” katanya.

Terpisah, Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi menambahkan, ia memberikan apresiasi kepada seluruhguru dan tenaga kependidikan yang berprestasi di tingkat Jabar dan Nasional. Semua itu tidak terlepas dari kerja keras yang selama ini telah dilakukan.

"Ini awal perjuangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberdayakan tenaga-tenaga profesional yang ada. Insya Allah Cianjur lebih maju dan agamis dengan jargon Jagonya mari kita wujudkan bersama,” pungksanya. (tas/bis)